BRMP Sayuran Dorong Swasembada Benih, Gelar Bimtek Budidaya dan Perbenihan Bawang di Lembang
Lembang, 10 Februari 2026 — Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran), Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Kementerian Pertanian, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Diseminasi Teknologi Budidaya dan Perbenihan Bawang Merah di Kawasan Sentra Produksi Menuju Swasembada Benih dan Pembentukan Calon Penangkar” di Rumah Baca Bale Ihya Al-Ghazali, Pasir Angling, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri atas petani bawang merah, penyuluh pertanian, serta Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).
Bimtek bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis dalam budidaya dan perbenihan bawang merah terstandar, mulai dari pengelolaan pemupukan hingga pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT), guna mendukung program swasembada benih.
Koordinator BPP Lembang, Jamaludin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis Kementerian Pertanian dalam mewujudkan swasembada pangan.
Menurutnya, selain padi, jagung, dan kedelai, komoditas hortikultura seperti bawang kini menjadi perhatian serius pemerintah.
Ia juga menyoroti potensi besar wilayah Lembang, khususnya Mekarwangi, sebagai sentra produksi bawang. Namun, tantangan iklim seperti fenomena embun masih menjadi kendala yang memengaruhi produktivitas petani. Melalui kegiatan ini, para petani diharapkan memperoleh solusi teknis yang tepat dari para ahli BRMP Sayuran untuk mengantisipasi berbagai permasalahan di lapangan.
Sejalan dengan hal tersebut, Dr. Eti Heni Krestini, S.P., M.P., mewakili BRMP Sayuran sekaligus Penanggung Jawab Kerja Sama dengan New Zealand, menegaskan komitmen BRMP Sayuran dalam mendampingi petani.
“Ini adalah janji kami kepada Bapak dan Ibu sekalian. BRMP Sayuran ada di Lembang, jadi jangan sungkan. Pintu kami terbuka luas untuk konsultasi dan diskusi terkait permasalahan tanaman,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan calon-calon penangkar benih di wilayah Lembang sehingga petani tidak hanya berperan sebagai produsen komoditas konsumsi, tetapi juga sebagai produsen benih bermutu yang berdaya saing.
Materi teknis dalam kegiatan ini disampaikan oleh Dr. Joko Pinilih, S.P., M.P. mengenai teknologi budidaya dan perbenihan bawang merah, Dr. Eti Heni Krestini terkait pengenalan dan pengendalian OPT, serta dukungan teknis aplikasi pestisida dan pemupukan dari Corteva Agriscience dan PT Pupuk Indonesia.
Kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapang guna memperkuat pemahaman peserta secara aplikatif.
Melalui Bimtek ini, BRMP Sayuran berharap terbangun kemandirian petani dalam penyediaan benih bermutu, memperkuat sentra produksi hortikultura dataran tinggi, serta berkontribusi nyata terhadap target swasembada pangan nasional.