Kunjungan Kerja di Sembalun, Mentan Amran Tegaskan Komitmen Swasembada Bawang Putih
Sembalun, Lombok Timur, 9 Februari 2026 — Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan kerja ke Sembalun, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk memantau langsung perkembangan program swasembada bawang putih nasional. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pencapaian target swasembada bawang putih pada tahun 2029–2030 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran menegaskan pentingnya peran petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai ujung tombak peningkatan produksi. Ia meninjau langsung pertanaman bawang putih di kawasan sentra produksi Sembalun serta berdialog dengan para petani guna menyerap aspirasi, mengidentifikasi kendala di lapangan, dan merumuskan solusi percepatan produksi.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program nasional tersebut, Balai Perakitan dan Pengujian (BRMP) Sayuran menargetkan produksi benih sumber bawang putih pada tahun 2026 di sejumlah sentra pengembangan di luar NTB.
Pada tahun 2026, BRMP Sayuran menargetkan produksi benih sumber bawang putih di lima provinsi, yakni Jawa Tengah (85 ha/340 ton), Jawa Barat (12 ha/48 ton), Jawa Timur (6 ha/24 ton), Sumatera Utara (3 ha/12 ton), dan Sumatera Barat (5 ha/20 ton).
Produksi benih sumber ini menjadi fondasi penting dalam menjamin ketersediaan benih bermutu, meningkatkan produktivitas, serta mengurangi ketergantungan impor bawang putih secara bertahap.
Selain fokus pada komoditas bawang putih, Mentan Amran juga mengumumkan rencana pembangunan pabrik pakan ternak terintegrasi di NTB. Pabrik ini dirancang untuk menyerap hasil jagung petani lokal, meningkatkan nilai tambah produk pertanian, serta memperkuat integrasi subsektor tanaman pangan dan peternakan.
Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis pertanian.