BPSI Tanaman Sayuran Fokus pada Perencanaan dan Evaluasi di Akhir Februari 2025
Pekan terakhir bulan Februari menjadi periode yang padat bagi Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Sayuran (BPSI Tanaman Sayuran). Berbagai rapat dan agenda strategis digelar guna merancang serta mempersiapkan program yang akan dijalankan sepanjang tahun 2025.
Salah satu agenda utama pekan ini adalah perencanaan dan persiapan Operasi Pasar Pangan Murah, sebuah inisiatif yang melibatkan berbagai instansi, termasuk Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, BULOG, PT Pos Indonesia, serta stakeholder lainnya. Sebagai langkah awal, BPSI Tanaman Sayuran telah membentuk tim khusus guna memastikan kelancaran pelaksanaan program ini.
Selain itu, BPSI Tanaman Sayuran juga mengadakan Rapat Koordinasi Tim Monev, yang bertujuan untuk mempersiapkan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Ex Ante Tahun Anggaran 2025. Dalam rapat ini, strategi pelaksanaan dan pengukuran efektivitas program menjadi topik utama pembahasan. Di sisi lain, Rapat Koordinasi SDM juga digelar guna mengevaluasi serta meningkatkan koordinasi dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan BPSI Tanaman Sayuran.
Menutup bulan Februari, BPSI Tanaman Sayuran menyelenggarakan Seminar Proposal Teknis/Manajemen TA 2025 selama dua hari berturut-turut. Seminar ini dihadiri oleh beberapa evaluator dari Pusat Standardisasi Instrumen Hortikultura, yang memberikan masukan terkait perencanaan program satu tahun ke depan. Kepala BPSI Tanaman Sayuran menegaskan bahwa meskipun terdapat efisiensi anggaran, efektivitas dan kualitas program harus tetap ditingkatkan.
Sebagai penutup, keluarga besar BPSI Tanaman Sayuran menyampaikan ucapan Marhaban ya Ramadhan, seraya mengajak seluruh pegawai dan mitra untuk menyambut bulan suci 1446 H dengan penuh keberkahan.
Nantikan Kaleidoskop Tanaman Sayuran di pekan berikutnya.