PTPN I Regional 2 Jajaki Kerja Sama Pengembangan Bawang Putih dengan BRMP Sayuran
Lembang, 20 Mei 2026 – Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran) menerima kunjungan tim PTPN I Regional 2 Jawa Barat bersama PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) dalam rangka studi banding dan penjajakan kerja sama pengembangan bawang putih nasional. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Display BRMP Sayuran, Lembang.
Kegiatan diawali dengan pemaparan profil dan tugas BRMP Sayuran sebagai unit di bawah Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian yang mendukung program strategis Kementerian Pertanian, termasuk pengembangan bawang putih nasional. Dalam paparannya disampaikan bahwa BRMP Sayuran saat ini tengah melakukan penanaman bawang putih seluas 13 hektare di Kebun Percobaan Margahayu serta menyiapkan stok benih sekitar 3 ton untuk kebutuhan penanaman lanjutan.
Kepala BRMP Sayuran Hadis Jayanti, S.P., M.P., Ph.D menyampaikan bahwa kebutuhan lahan untuk mendukung produksi bawang putih masih terus ditingkatkan, salah satunya melalui penjajakan kerja sama pemanfaatan lahan dengan PTPN I Regional 2 Jawa Barat.
Sementara itu, perwakilan PTPN I Regional 2 Jawa Barat Irwan Kurniawan, General Manager on farm menjelaskan bahwa pihaknya memperoleh penugasan pengembangan bawang putih seluas 10.000 hektar sebagai bagian dari program nasional yang ditargetkan terus berkembang hingga 28.000 hektare pada tahun 2028. Untuk mendukung program tersebut, PTPN bersama PT RPN akan melaksanakan uji multilokasi varietas bawang putih di beberapa kebun dataran tinggi, antara lain Kebun Ranca Bali, Kebun Gede, dan Kebun Ciater.
Diskusi juga membahas kesiapan benih, varietas lokal dan impor, mekanisme pelepasan varietas, konservasi lahan, hingga pola kerja sama dengan petani. Tim BRMP Sayuran turut berbagi pengalaman terkait budidaya bawang putih, penanganan dormansi benih, serta strategi produksi benih berkualitas.
Selain itu, dibahas pula peluang kerja sama pemanfaatan lahan antara BRMP Sayuran dan PTPN I Regional 2 Jawa Barat melalui kerja sama operasional (KSO). Pihak PTPN menyampaikan bahwa beberapa lokasi potensial telah disiapkan dan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lebih lanjut.
Melalui pertemuan ini, kedua pihak berharap dapat memperkuat sinergi dalam mendukung ketersediaan benih dan pengembangan bawang putih nasional secara berkelanjutan, sekaligus tetap memperhatikan aspek konservasi lahan dan pemberdayaan petani.