Perkuat Kolaborasi Komoditas Hortikultura, BRMP Sayuran Terima Kunjungan ...
LEMBANG, (28/7/2026) Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran) menerima kunjungan resmi delegasi peneliti senior dari Sichuan Academy of Agricultural Sciences (SAAS), Tiongkok, di Lembang. Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka penjajakan kerja sama strategis serta pertukaran teknologi dan inovasi pertanian di bidang hortikultura, khususnya komoditas sayuran.
Sebagai Unit Pelaksana Teknis di bawah Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Kementerian Pertanian, BRMP Sayuran berkedudukan di Lembang dan berfokus pada perekayasaan, perakitan, pengujian, hingga modernisasi teknologi tanaman sayuran. Dalam kesempatan tersebut, BRMP Sayuran memaparkan Profil dan Kapabilitas Lembaga, termasuk perannya dalam memproduksi benih sumber, perakitan teknologi, pengendalian hama dan penyakit ramah lingkungan, hingga penyediaan fasilitas pengujian laboratorium terakreditasi.
Pertemuan bilateral ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan serta mengidentifikasi potensi kolaborasi perakitan jangka panjang. Pembahasan berfokus pada berbagai aspek penting, mulai dari teknologi pra-panen, pemuliaan varietas unggul, perbanyakan benih, pengendalian hama dan penyakit ramah lingkungan (green pest and disease control), hingga pengelolaan pascapanen.
Dalam sambutannya, perwakilan dari BRMP Sayuran, Dr. Eti Heni Krestini, M.P., menyambut hangat kedatangan para peneliti Tiongkok tersebut dan menyuarakan optimismenya terhadap sinergi lintas negara ini.
"Kami berharap dapat menjalin kerja sama yang menguntungkan bagi kedua belah pihak, terutama agar bisa lebih mengembangkan potensi dan kualitas sayuran di Indonesia. Melalui pengenalan kegiatan perakitan di BRMP Sayuran, kami siap melangkah ke tahap diskusi teknis yang lebih mendalam," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan delegasi SAAS, Prof. J. Song, Ph.D., mengapresiasi rekam jejak serta potensi riset hortikultura Indonesia. Pihak SAAS menegaskan komitmen lembaga mereka untuk berbagi pengalaman, hasil riset unggulan, serta teknologi terapan demi mendorong kemajuan sektor pertanian bersama.
"Tujuan kedatangan kami adalah untuk meningkatkan saling kenal antara kedua lembaga agar ke depannya ada kerja sama konkret yang dapat dijalankan. Kami berharap melalui diskusi ini dapat dilakukan pertukaran teknologi di seluruh bidang pertanian yang berkaitan. Lembaga kami difungsikan sebagai pusat pembelajaran yang risetnya diterapkan langsung kepada petani, serta aktif membangun kerja sama internasional," ungkap Prof. J. Song, Ph.D.
Delegasi SAAS yang dipimpin oleh peneliti senior Song Jun memboyong pakar dari berbagai disiplin ilmu, termasuk ahli standar kualitas produk pertanian, perlindungan tanaman, mekanisasi pertanian, hingga pakar tanaman pangan dan hortikultura. SAAS sendiri merupakan lembaga riset terkemuka asal Tiongkok yang didukung oleh lebih dari 1.700 peneliti dan mengelola puluhan varietas unggul serta inovasi riset terapan.