• Jalan Raya Tangkuban Parahu No. 517
  • (022) 2786245
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
4 dilihat       25 Agustus 2026

Dukung Peningkatan Mutu dan Daya Saing...

LEMBANG — Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Konsep Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) Bawang Putih (Allium sativum L.) secara hybrid di Ruang Display BRMP Sayuran, Lembang, Jawa Barat, Senin (24/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyusunan konsep RSNI Bawang Putih sebagai langkah untuk memperbarui dan menyempurnakan standar mutu bawang putih yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan di lapangan. Penyusunan standar tersebut diharapkan dapat memberikan acuan yang jelas bagi pelaku usaha sekaligus mendukung tersedianya bawang putih konsumsi yang bermutu dan aman bagi masyarakat.
Dalam sambutannya mewakili Kepala BRMP Sayuran, Kepala Subbagian Tata Usaha BRMP Sayuran, Makful, S.P., M.Si., menekankan pentingnya penyusunan standar mutu bawang putih yang mampu mendukung agenda strategis pembangunan pertanian nasional.
“Bawang putih merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sangat strategis. Dalam beberapa tahun terakhir, komoditas ini telah menjadi salah satu fokus strategis nasional, khususnya dalam upaya menuju pencapaian swasembada bawang putih nasional,” ujar Makful.
Ia menjelaskan bahwa penyusunan RSNI Bawang Putih tidak hanya diarahkan untuk menetapkan persyaratan teknis produk, tetapi juga untuk memberikan kepastian mutu, mendukung keamanan pangan, serta memberikan perlindungan bagi produsen dan konsumen.
“FGD penyusunan konsep RSNI ini dilaksanakan untuk memastikan bawang putih yang dihasilkan memiliki mutu yang baik dan aman untuk dikonsumsi. Standar ini diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai persyaratan mutu produk sekaligus mendukung peningkatan daya saing bawang putih nasional,” tambahnya.
Menurutnya, aspek keterterapan juga menjadi hal penting dalam penyusunan standar. Standar yang dihasilkan diharapkan tidak hanya memenuhi aspek teknis, tetapi juga dapat diterapkan oleh para pelaku usaha di lapangan.
“Kita tentu berharap standar yang dihasilkan nantinya bukan hanya baik secara teknis, tetapi juga implementatif  dengan mempertimbangkan kondisi serta kemampuan para pelaku usaha, khususnya petani dan produsen,” tegas Makful.
FGD yang dipandu oleh Dr. Eti Heni Krestini, S.P., M.P. sebagai moderator tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, pakar, dan pemangku kepentingan, antara lain Prof. Dr. Awang Maharijaya, S.P., M.Si. dari IPB University, Ir. Mudatsir, M.P. dari ASBATI,  Tim Teknis Hortikultura 65-15, serta tim konseptor RSNI.
Pembahasan dilakukan secara partisipatif dan komprehensif dengan membahas berbagai aspek dalam konsep RSNI Bawang Putih, meliputi persyaratan mutu, pengkelasan (grading), ukuran, toleransi mutu, metode pengujian dan pemeriksaan, pengemasan, penandaan dan pelabelan, serta aspek higiene bawang putih konsumsi segar.
Melalui FGD ini, berbagai masukan dari pakar, pelaku usaha, pemerintah, serta pemangku kepentingan terkait diharapkan dapat memperkaya dan menyempurnakan konsep RSNI Bawang Putih. Selanjutnya, konsep tersebut diharapkan dapat menjadi acuan standar yang mampu menjamin mutu dan keamanan bawang putih konsumsi sekaligus mendukung peningkatan daya saing dan keberlanjutan usaha bawang putih nasional.

Prev Next

- Raya Virgiawan


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Dukung Transformasi Digital, BRMP Sayuran Paparkan Alur Layanan pada Rakor Arsitektur TIK
    26 Agu 2026 - By Raya Virgiawan
  • Thumb
    Dukung Peningkatan Mutu dan Daya Saing, BRMP Sayuran Gelar FGD Penyusunan Konsep RSNI Bawang Putih
    24 Agu 2026 - By Arya M. Sanjaya
  • Thumb
    𝗕𝗥𝗠𝗣 𝗛𝗼𝗿𝘁𝗶𝗸𝘂𝗹𝘁𝘂𝗿𝗮 𝗠𝗮𝘁𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗕𝗶𝗺𝘁𝗲𝗸 𝗣𝗲𝗿𝗯𝗲𝗻𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗻𝘁𝗮𝗻𝗴 𝗜𝗻𝗱𝘂𝘀𝘁𝗿𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗗𝗲𝗺𝗽𝗹𝗼𝘁 𝗱𝗶 𝗚𝗼𝘄𝗮
    23 Agu 2026 - By Raya Virgiawan
  • Thumb
    Sinergi Lintas Sektor: BRMP Gelar Open House...
    20 Agu 2026 - By Raya Virgiawan

tags

Perakitan Modernisasi

Kontak

(022) 2786245
(022) 2788228
[email protected]

Jalan Tangkuban Parahu No. 517 Cikole, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat 40391

website: sayuran.brmp.pertanian.go.id

© 2022 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran. All Right Reserved