BRMP Tanaman Sayuran Gelar FGD Penyusunan RSNI Benih Kentang Stek Berakar Kelas Benih Dasar
Lembang, 24 Juni 2025 — BRMP Tanaman Sayuran menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) untuk Benih Kentang (Solanum tuberosum L.) Stek Berakar Kelas Benih Dasar. Kegiatan berlangsung secara hybrid di Ruang Display BRMP Tanaman Sayuran, Lembang, Jawa Barat.
Kepala BRMP Tanaman Sayuran, Noor Roufiq Ahmadi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penyusunan standar benih kentang stek berakar guna menjamin mutu dan meningkatkan daya saing kentang nasional.
“Saat ini kita menyusun RSNI untuk benih dasar sebagai lanjutan dari dua standar sebelumnya, yaitu SNI 9227:2023 untuk kelas benih sebar (G2) dan SNI 9215:2023 untuk produksi stek berakar kentang. Dengan standar ini, kita berharap benih yang dihasilkan terjamin kualitasnya dan dapat dimanfaatkan lebih luas oleh petani,” jelas Noor Roufiq.
FGD ini dihadiri oleh para pakar dan pemangku kepentingan, di antaranya Prof. Dr. Ir. Irfan Suliansyah, MS (Universitas Andalas), Prof. Dr. Awang Maharijaya, SP., MSi (IPB University), Wulan Julia Wati (BPSBTPH Jawa Barat), Tri Handayani, M.P., Ph.D. (Pusat Riset Hortikultura BRIN), Slamet Rahman (PT Dieng Agro Mandiri), serta tim konseptor dari BRMP Tanaman Sayuran.
Melalui forum ini, peserta berdiskusi secara interaktif terkait aspek teknis dan regulasi penyusunan standar. RSNI diharapkan menjadi acuan yang progresif, efektif, dan mudah diimplementasikan oleh seluruh stakeholder, mulai dari peneliti, produsen benih, hingga petani.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen BRMP Tanaman Sayuran dalam peningkatan kualitas benih hortikultura, khususnya kentang, guna memperkuat ketahanan pangan dan pengembangan pertanian berkelanjutan di Indonesia.