Uji Banding Ketahanan Varietas Tomat terhadap Ralstonia solanacearum
Lembang, 9 Januari 2026 — Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran) terus memperkuat perannya dalam pengembangan varietas unggul dan pengujian kualitas tanaman sayuran melalui kolaborasi dengan PT BISI International Tbk. Kegiatan kolaboratif ini ditandai dengan kunjungan PT BISI ke BRMP Sayuran dalam rangka pelaksanaan uji banding ketahanan varietas tomat terhadap patogen Ralstonia solanacearum, penyebab utama penyakit layu bakteri pada tanaman tomat.
Kepala BRMP Sayuran, Dr. Noor Roufiq Ahmadi, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat fungsi BRMP Sayuran sebagai pusat pengujian dan perakitan varietas tanaman sayuran yang kredibel serta berstandar ilmiah. Melalui kolaborasi dengan sektor industri benih, diharapkan diperoleh data ilmiah yang dapat mendukung pengembangan varietas unggul nasional.
Pada kegiatan tersebut, PT BISI yang diwakili oleh Januar dan Yayan membawa sejumlah sampel varietas tomat untuk diuji tingkat ketahanannya terhadap Ralstonia solanacearum. Uji banding ini bertujuan untuk memperoleh data ilmiah mengenai respons varietas terhadap serangan patogen, yang selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar dalam perakitan varietas tomat yang adaptif, tahan penyakit, dan berpotensi meningkatkan produktivitas di tingkat petani.
Tim Laboratorium Biologi BRMP Sayuran bersama tim PT BISI juga melaksanakan diskusi teknis terkait metode pengujian, parameter pengamatan, serta tahapan evaluasi hasil uji. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa proses pengujian dilakukan secara objektif, terukur, dan sesuai dengan kaidah ilmiah.
Kolaborasi antara BRMP Sayuran dan PT BISI diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pertanian nasional, khususnya dalam peningkatan kualitas dan hasil produksi tomat. Ke depan, kerja sama serupa diharapkan dapat terus dikembangkan pada berbagai komoditas sayuran lainnya guna mendukung pertanian yang lebih maju, modern, dan berdaya saing.