Penguatan Perbenihan Kentang di Kerinci, Kementan dan Pemda Sepakat Tingkatkan Sinergi
Kerinci, 4 Juni 2025 - Dalam upaya mendukung pelaksanaan Program Strategis Kementerian Pertanian (Kementan), Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kerinci pada tanggal 1–4 Juni 2025. Kegiatan ini fokus pada koordinasi teknis dan administratif dalam pengembangan perbenihan kentang sebagai komoditas strategis di daerah tersebut.
Koordinasi awal dilakukan bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Kerinci, Radium Khalis, SP., dan Kepala Balai Benih Induk (BBI) Kabupaten Kerinci, Aprizal, S.PKP., di Kantor BBI Kerinci. Pertemuan ini menyoroti kesiapan pelaksanaan program pendampingan perbenihan kentang dan peran aktif semua pihak untuk menyukseskan program tersebut.
Tim juga melakukan audiensi dengan Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., yang turut dihadiri jajaran Dinas TPH, Kepala BBI, Bagian Program dan Anggaran Kabupaten, serta perwakilan petani penangkar benih. Dalam diskusi ini, disepakati pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran guna memperkuat kapasitas petani melalui kegiatan koordinasi dan bimbingan teknis (BIMTEK).
Koordinasi lanjutan dilakukan bersama Tim Program dan Anggaran Kabupaten yang diwakili oleh Abdhy, dengan pembahasan meliputi penentuan narasumber, skema kegiatan, dan metode pendampingan yang kontekstual dan mudah diterapkan. Pemerintah daerah juga menyatakan kesiapan dalam penyediaan sarana dan prasarana pendukung, seperti screen house, lokasi kegiatan, dan fasilitas produksi.
Sebagai tindak lanjut, disepakati bahwa kegiatan pendampingan akan dilaksanakan pada Agustus 2025 dengan peserta utama para petani penangkar benih dan pegawai BBI. Pemerintah Kabupaten akan bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas, sedangkan BRMP Sayuran akan menyiapkan kerangka acuan kegiatan dan daftar narasumber.
Koordinasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat sistem perbenihan kentang di Kerinci. Diharapkan, komunikasi dan kerja sama yang telah terbangun akan terus berlanjut demi tercapainya peningkatan kapasitas petani, efisien