Komitmen Bersama Keterbukaan Informasi Publik di Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran
Lembang, 24 Juli 2025 — Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran) menyatakan komitmen kuat dalam mendukung pelaksanaan keterbukaan informasi publik di lingkungan instansi. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan dokumen "Komitmen Bersama Pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik" oleh seluruh jajaran pimpinan dan koordinator unit kerja.
Dokumen tersebut menegaskan bahwa BRMP Sayuran berpegang teguh pada prinsip transparansi dan akuntabilitas, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Komitmen ini mencakup penyediaan dukungan anggaran, penguatan sarana dan prasarana, serta pengembangan sumber daya manusia yang kompeten untuk menghadirkan layanan informasi yang cepat, mudah diakses, dan transparan.
Kepala BRMP Sayuran sekaligus Penanggung Jawab Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana, Dr. Noor Roufiq Ahmadi, S.TP., M.P., menekankan bahwa keterbukaan informasi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
"Dengan komitmen ini, kami ingin membangun kepercayaan publik melalui layanan informasi yang akurat, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Penandatanganan dokumen ini dilakukan secara kolektif oleh jajaran pimpinan BRMP Sayuran, meliputi Kepala Subbagian Tata Usaha, Ketua Tim Kerja Program, Evaluasi, dan Perakitan Modernisasi Pertanian, Ketua Tim Kerja Layanan, Penilaian Kesesuaian, dan Pendayagunaan Hasil, serta Kordinator Pejabat Fungsional, Koordinator Keuangan dan Kepegawaian.
Kolaborasi lintas unit ini menjadi wujud nyata keseriusan BRMP Sayuran dalam mewujudkan tata kelola informasi yang terbuka dan bertanggung jawab.
Melalui langkah strategis ini, BRMP Sayuran berharap dapat menjadi contoh bagi unit pelaksana teknis lainnya dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi publik, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan dan pemanfaatan informasi demi kemajuan sektor pertanian dan pelayanan publik yang lebih baik.