Bimtek Produksi Umbi Kentang G2 SNI 9227:2023 Bersama BPSI Sayuran di Garut
Bimbingan Teknis Penguatan Kapasitas Penerap Standar Pertanian Mendukung Program Kementan, Produksi Umbi Kentang (Solanum tuberosum L.) Kelas Benih Sebar (G2), SNI 9227:2023
Senin, 21 Oktober 2024 BPSI Tanaman Sayuran bekerja sama dengan BSIP Jawa Barat mengadakan bimbingan teknis Produksi Umbi Kentang (Solanum tuberosum L.) Kelas Benih Sebar (G2) di Taman Teknologi Pertanian (TTP) Cikajang Kabupaten Garut. Kegiatan bimbingan teknis diikuti oleh 150 orang peserta yang terdiri dari kepala UPT wilayah, petani penangkar, penyuluh, pihak lain seperti kalangan akademisi dan pelaku usaha.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BPSI Sayuran Dr. Noor Roufik Ahmadi, S.T.P., M.P yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kab Garut merupakan salah satu sentra produksi kentang di Indonesia sehingga peningkatan produksi kentang diarahkan untuk memenuhi pasar ekspor. Oleh karena perlu didukung dengan standar produksi umbi kentang (Solanum tuberosum L.) kelas benih sebar (G2) untuk memenuhi ketersediaan benih kentang yang bermutu dan berdaya hasil tinggi.
Turut hadir Kepala BISIP Nuning Nugrahani S.P.T., M. Si yang dalam sambutannya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada BSIP Jawa Barat dan BPSI Sayuran telah melaksanakan bimbingan teknis mengenai produksi umbi kentang (Solanum tuberosum L.) kelas benih sebar (G2). Lebih lanjut perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Garut Edi Susanto menyampaikan kendala di lapangan terkait penyediaan benih kentang di Garut yang masih bergantung dari daerah lain. Edi optimis ke depannya selain dapat mengatasi ketergantungan benih kentang dari daerah lain, Kabupaten Garut berusaha menjadi sentra penghasil benih kentang di Jawa Barat. Setelah kegiatan ini diharapkan sinergi antara petani, petani penangkar, dan penangkar swasta bisa memperkuat penerapan standar produksi umbi kentang kelas benih sebar (G2). “Karena kalau benihnya bagus, produksi juga bagus, dan berdampak menjadi sumber peningkatan ekonomi petani sayuran” lanjut Edi.
Materi yang disampaikan yakni mengenai SNI 9227:2023 Produksi Umbi kentang (Solanum tuberosum L.) Kelas Benih Sebar (G2) disampaikan oleh Juniarti P Sahat, S.P., M.P dan Nurmalita Waluyo, M. Agr. Kegiatan bimbingan teknis kali ini mendapatkan respon positif dari seluruh peserta dimana hampir seluruh peserta menyetujui bahwa dalam produksi benih kentang harus terstandar agar benih yang diproduksi menghasilkan mutu yang baik dan berdaya saing. Selain itu para peserta berharap agar BSIP Tanaman Sayuran kedepannya membuat SNI terhadap komoditas sayuran daun seperti pakcoy, kangkung dan bayam.